FREQUENTLY ASKES QUESTIONS

    ALOKASI PENEMPATAN

  1. Bagaimana mekanisme penentuan penempatan peserta di unit eselon 2 pada jabatan - jabatan yang masuk ke dalam kategori pengelompokan jabatan ?
    Jawab :Pelamar memilih formasi jabatan yang diinginkan dan melaksanakan rangkaian proses seleksi yang terdiri dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Peserta yang memenuhi syarat dan menempati ranking tertinggi sesuai dengan kuota formasi jabatan yang dibutuhkan dinyatakan lolos dan akan ditempatkan sesuai dengan jumlah kuota per unit kerja yang diatur dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 882 Tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Luar Negeri Tahun Anggaran 2021. Penentuan penempatan ini berdasarkan atas nilai akhir dari seluruh proses seleksi, hasil wawancara, hasil tes kesehatan (fisik & psikis) serta pertimbangan pimpinan

  2. Bagaimana mekanisme pengisian formasi kosong?
    Jawab :Sesuai dengan Permen PAN RB nomor 27 Tahun 2021, dalam hal terdapat kebutuhan Jabatan yang belum terpenuhi setelah dilakukan penentuan kelulusan akhir, maka berlaku ketentuan sebagai berikut :
    • bagi Jabatan pada kebutuhan umum belum terpenuhi dapat diisi dari pelamar pada kebutuhan khusus yang memiliki Jabatan, kualifikasi pendidikan, dan unit penempatan/lokasi kebutuhan sama, serta memenuhi Nilai Ambang Batas SKD kebutuhan umum dan berperingkat terbaik
    • bagi Jabatan pada kebutuhan khusus belum terpenuhi dapat diisi dari pelamar pada kebutuhan umum dan kebutuhan khusus lainnya yang memiliki Jabatan, kualifikasi pendidikan, dan unit penempatan/lokasi kebutuhan sama, serta memenuhi Nilai Ambang Batas SKD kebutuhan umum dan berperingkat terbaik.


  3. PENDIDIKAN

  4. Apakah bisa dari jurusan Akuntansi dengan gelar S.E. (Sarjana Ekonomi) bisa melamar untuk JF Diplomat?
    Jawab : Tidak Bisa Verifikasi atas kualifikasi pendidikan dilihat dari jurusan/prodi yang ditempuh berdasarkan ijazah dan transkrip nilai.

  5. Apakah bisa dari jurusan Hukum Syariah/Ekonomi Syariah bisa melamar untuk jabatan dengan kualifikasi pendidikan Hukum/Ekonomi?
    Jawab : Tidak Bisa Kualifikasi jurusan yang dibutuhkan pada rekrutmen ini adalah Hukum/Hukum Bisnis/Ekonomi/Ekonomi Pembangunan/Ilmu Ekonomi/Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan. Menurut Kep Dirjen Belmawa nomor : 46/B/HK/2019 Prodi Hukum dan Hukum Syariah merupakan 2 (dua) prodi yang berbeda begitu juga dengan Prodi Ekonomi dan Ekonomi Syariah.

  6. Apakah Jurusan S-1 Ilmu Hukum bisa melamar pada jabatan yang memiliki kualifikasi pendidikan S-1 Hukum ?
    Jawab : Bisa

  7. Apakah Jurusan S-1 Statistik dan S-1 Statistika bisa melamar pada jabatan yang memiliki kualifikasi pendidikan S-1 Ilmu Statistika ?
    Jawab : Bisa

  8. Apakah Jurusan S-1 Ilmu Hubungan Internasional bisa melamar pada jabatan yang memiliki kualifikasi pendidikan S-1 Hubungan Internasional ?
    Jawab : Bisa

  9. Apakah dari jurusan bisnis dapat melamar untuk jabatan dengan kualifikasi manajemen?
    Jawab : Tidak Bisa Menurut Kep Dirjen Belmawa nomor : 46/B/HK/2019 Prodi Bisnis dan Manajemen merupakan prodi yang berbeda

  10. Apakah bisa dari jurusan Pendidikan Bahasa/Pendidikan Ekonomi bisa melamar untuk jabatan dengan kualifikasi Sastra/Ekonomi?
    Jawab : Tidak Bisa Kualifikasi jurusan yang dibutuhkan pada rekrutmen ini adalah Sastra Arab/Sastra China/Sastra Inggris/Sastra Jepang/Sastra Korea/Sastra Rusia/Ekonomi/Ekonomi Pembangunan/Ilmu Ekonomi/Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan. Menurut Kep Dirjen Belmawa nomor : 46/B/HK/2019 Prodi Sastra dan Pendidikan Bahasa merupakan prodi yang berbeda begitu juga dengan Prodi Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi.

  11. Dokumen informasi akreditasi apa yang harus saya lampirkan dalam pendaftaran ?
    Jawab : Dokumen informasi akreditasi yang dapat dilampirkan adalah bukti akreditasi perguruan tinggi dan/atau program studi/jurusan pelamar yang masih berlaku pada tanggal kelulusan yang tertera dalam ijazah. Dokumen ini dapat berupa tangkapan layar dari website BAN PT, fotocopy sertifikat akreditasi (baik yang dilegalisir maupun tidak) serta sertifikat akreditasi asli. Dokumen ini harus dapat dipertanggungjawabkan keasliannya oleh Pelamar.

  12. Apakah saya harus melampirkan informasi akreditasi untuk Perguruan Tinggi atau Program Studi atau keduanya ?
    Jawab : Apabila Anda melamar untuk formasi umum, Anda dapat memilih salah satu informasi akreditasi yang dilampirkan, bisa program studi atau Perguruan Tinggi. Apabila Anda melamar untuk formasi Cumlaude, Anda harus melampirkan keduanya.

  13. Apakah saya bisa mendaftar formasi Cumlaude apabila pada saat saya lulus akreditasi prodi saya B sedangkan saat ini akreditasi prodi saya sudah A?
    Jawab : Tidak Bisa Akreditasi prodi atau perguruan tinggi yang diakui adalah akreditasi yang dimiliki pada saat peserta lulus.

  14. Apakah saya bisa mendaftar formasi umum apabila prodi saya bersertifikasi C?
    Jawab : Bisa Hal ini sesuai dengan Permen PAN RB nomor 27 Tahun 2021 Pasal 5 ayat 2 huruf a.

  15. Apabila ijazah saya hilang, dokumen apa yang bisa saya unggah?
    Jawab : Untuk Ijazah hilang/rusak/terdapat kesalahan dapat digunakan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) dengan kop universitas/institut yang ditandatangani oleh pimpinan universitas/institut yang bersangkutan

  16. Jika akreditasi telah habis pada saat tanggal kelulusan, bagaimana ketentuan perhitungan akreditasinya?
    Jawab : Dalam kondisi tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 32 tahun 2016 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi pasal 47 ayat 3 maka Akreditasi yang berlaku adalah akreditasi yang terakhir (akreditasi yang telah diperoleh sebelumnya) dengan syarat Perguruan Tinggi tersebut telah mengajukan re-akreditasi tetapi belum ditetapkan hasilnya oleh BAN-PT. Pada proses pendaftaran online, saat upload berkas ijazah, Pelamar wajib mengunggah surat keterangan pengajuan re-akreditasi yang dikeluarkan oleh pihak Perguruan Tinggi

  17. Apakah saya boleh menggunakan Surat Keterangan Lulus/Ijazah & Transkrip Sementara?
    Jawab : Tidak Dalam Hal ini merujuk pada pengumuman kami no. PENGUMUMAN/00017/KP/06/2021/03 romawi VI nomor 3 huruf c.3

  18. Apakah pelamar dari perguruan tinggi luar negeri harus menyertakan akreditasi perguruan tingginya ?
    Jawab : Tidak Pelamar dari perguruan tinggi luar negeri cukup melakukan penyetaraan ijazah ke kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi

  19. Apakah diperbolehkan menggunakan ijazah S-2 saya untuk melamar pada formasi S-1?
    Jawab : Tidak Pada rekrutmen TA 2021 Kemlu hanya membuka formasi dengan kualifikasi S-1 sehingga peserta harus melampirkan ijazah S-1 nya dengan jurusan yang sesuai dibutuhkan untuk setiap formasi yang dibuka. Peserta dengan ijazah S-1 sesuai dengan prodi/jurusan yang dibutuhkan bisa memasukkan kualifikasi pendidikan S-2 yang dimilikinya pada pengisian gelar akademis dan pada DRH (Daftar Riwayat Hidup).

  20. Apabila sudah lulus S2 apakah saya tetap bisa mendaftar pada Rekrutmen Kementerian Luar Negeri TA 2021 ini?
    Jawab : Pada Rekrutmen TA 2021 ini Kemenlu hanya membuka pendaftaran dengan kualifikasi pendidikan S1. Pelamar dapat mendaftar menggunakan ijazah S1 yang dimiliki selama masih jurusan/prodi yang diambil sesuai dengan kebutuhan Kemlu pada periode rekrutmen tahun ini. Ijazah S2 yang dimiliki dapat digunakan untuk pelaksanaan penyetaraan pangkat/golongan pada saat pelamar diangkat menjadi PNS

  21. Apakah Lulusan D-4 bisa mendaftar pada proses rekrutmen dan seleksi Kementerian Luar Negeri TA 2021?
    Jawab : Tidak Bisa Kualifikasi pendidikan yang dapat diterima pada seleksi CPNS Kementerian Luar Negeri hanya S-1 yang dibuktikan dengan ijazah jenjang pendidikan Sarjana. UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi membedakan program S1 dan D-IV, sehingga kualifikasi D-IV belum dapat diterima pada seleksi CPNS Kementerian Luar Negeri Tahun 2021


  22. SYARAT UMUM

  23. Apabila salah satu orang tua saya WNA apakah bisa mengikuti proses Rekrutmen dan Seleksi CPNS di Kementerian Luar Negeri?
    Jawab : Apabila peserta berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), peserta memiliki kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PNS. Hal ini sesuai dengan Permen PAN RB nomor 27 Tahun 2021 Pasal 5 ayat 1.

  24. Apabila akta lahir saya hilang, dokumen apa yang bisa saya unggah?
    Jawab : Fotocopy Akta Lahir atau surat keterangan pengganti akta lahir

  25. Saat ini saya berdomisili di luar negeri, akan tetapi pada akun SSCASN saya tidak dapat mengisi alamat domisili luar negeri apa yang harus saya lakukan ?
    Jawab : Bagi peserta yang saat ini tinggal di luar negeri, dapat mengisi alamat domisili sesuai dengan alamat di KTP


  26. SYARAT KHUSUS

  27. Apakah ada persyaratan minimal tinggi badan dan minus kacamata maksimal ?
    Jawab : Tidak Ada


  28. SERTIFIKAT BAHASA ASING

  29. Apakah skor yang diminta pada sertifikasi penguasaan bahasa asing adalah overall score atau skor pada masing - masing sub-tes ?
    Jawab : Overall score

  30. Apakah saya bisa melampirkan sertifikat penguasaan bahasa Inggris berupa TOEFL Prediction?
    Jawab : BisaAsalkan memiliki overall score sesuai dengan persyaratan minimal untuk masing - masing formasi.

  31. Apakah boleh mengunggah sertifikat penguasaan bahasa asing yang sudah habis masa berlakunya ?
    Jawab : Boleh

  32. Apakah saya harus melampirkan sertifikat bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya?
    Jawab : TidakPeserta hanya perlu mengunggah 1 (satu) sertifikasi bahasa asing

  33. Apakah saya bisa menggunakan sertifikat penguasaan bahasa selain Inggris jika jurusan saya bukan jurusan sastra?
    Jawab : Bisa

  34. Apakah Kemlu memiliki daftar lembaga untuk penerbitan sertifikasi penguasaan bahasa asing ?
    Jawab : TidakPanitia seleksi menerima sertifikasi penguasaan bahasa asing dari lembaga manapun selama kredibilitasnya dapat dipertanggungjawabkan.

  35. Saya mau mendaftar dengan bahasa asing pilihan bahasa Arab/China/Perancis dll. Namun tidak ada pilihan level bahasa Arab/China/Perancis dll di SSCASN. Apa yang harus saya lakukan?
    Jawab : Jika peserta tidak dapat memilih salah satu bentuk sertifikat yang tersedia, peserta dipersilakan untuk memilih salah satu yang tersedia hanya untuk formalitas pengisian. Adapun verifikasinya akan dilakukan oleh Panitia pada sertifikat yang diunggah, bukan pada isian yang dipilih. Mohon pastikan nilai bahasa asingnya pada sertifikat yang diunggah telah memenuhi syarat sebagaimana disebutkan dalam Lampiran II Pengumuman
    Langkah yang dilakukan:
    • Pilih “TOEFL PBT” pada kolom “Skor Tes Bahasa Inggris”.
    • Tulis “550” pada kolom kosong di sebelah kanan “Skor Tes Bahasa Inggris”.
    • c.Unggah sertifikat bahasa asing dengan skor yang memenuhi syarat seperti tercantum dalam Lampiran II Pengumuman.


  36. KELENGKAPAN BERKAS

  37. Saya sudah memiliki KTP Elektronik, akan tetapi tanggal berlakunya sudah terlewat dan oleh Dukcapil dinyatakan tidak perlu diperbarui. Apakah saya tetap bisa mengunggah scan KTP tersebut ?
    Jawab : BisaSelama sudah memiliki KTP Elektronik, maka masa berlaku tidak dipermasalahkan. Apabila peserta memiliki Surat Keterangan Pengganti KTP-el (Suket), pastikan masa berlaku Suket tersebut masih valid.

  38. Apakah pakaian untuk pas foto harus menggunakan jas?
    Jawab : TidakKetentuan pakaian yang digunakan untuk pas foto adalah bebas rapi dengan warna latar belakang merah.

  39. Pas Foto berlatar belakang merah apakah saya unggah pada bagian swafoto ataukah pada bagian unggah dokumen atau keduanya ?
    Jawab : Pas Foto berlatar belakang merah diunggah pada saat proses unggah dokumen. Adapun pada bagian swafoto, peserta mengunggah swafoto tampak muka tanpa harus memperhatikan latar belakang maupun baju yang dikenakan.

  40. Apakah saya bisa mengumpulkan dokumen lain seperti sertifikat penghargaan dan/atau kejuaraan?
    Jawab : Tidak Perlu Pelamar cukup mengunggah dokumen sesuai yang tertera dalam pengumuman nomor : PENGUMUMAN/00017/KP/06/2021/03 tentang Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Luar Negeri TA 2021

  41. Apakah untuk rekrutmen tahun ini perlu mengirimkan berkas fisik ke PO BOX seperti pada rekrutmen TA 2019?
    Jawab : Tidak Perlu


  42. TEKNIS SSCASN

  43. Apa yang harus saya lakukan jika NIK saya tidak dapat digunakan mendaftar pada https://sscasn.bkn.go.id/ ?
    Jawab : Silahkan akses laman helpdesk https://helpdesk-sscasn.bkn.go.id/ kemudian pada menu “Data Diri” pilih “NIK didaftarkan orang lain” dan lengkapi form isian yang tersedia.

  44. Apabila saya menyadari ada kesalahan pengunggahan dokumen padahal saya sudah submit lamaran, apakah bisa dilakukan submit ulang ?
    Jawab : Dokumen yang diunggah dapat diganti sebelum pelamar klik “Akhiri Pendaftaran”. Pelamar harus memastikan kembali bahwa dokumen yang diunggah sudah benar dan sesuai dengan kualifikasi yang dipersyaratkan pada pengumuman no. PENGUMUMAN/00017/KP/06/2021/03. Kegagalan pada seleksi administrasi dikarenakan kesalahan pengunggahan dokumen bukan merupakan tanggung jawab panitia seleksi.

  45. Bagaimana jika data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), Nama Lengkap sesuai KTP, Tempat Lahir sesuai KTP, Tanggal Lahir sesuai KTP saya tidak ditemukan/tidak sesuai di halaman Akun?
    Jawab : Silahkan akses laman helpdesk https://helpdesk-sscasn.bkn.go.id/ kemudian pada menu “Data Diri” pilih “NIK & No. KK tidak ditemukan” dan lengkapi form isian yang tersedia.

  46. Bagaimana penulisan nama yang harus dilakukan jika ada perbedaan nama pada KTP dan Ijazah?
    Jawab : “Nama” yang diisikan adalah nama yang tertera pada ijazah tanpa gelar.

  47. Apa yang harus saya lakukan jika nama pada akta kelahiran berbeda dengan nama pada KTP dan Ijazah ?
    Jawab : Gunakan nama sesuai Ijazah.

  48. Bagaimana jika saya gagal mengunggah dokumen yang dipersyaratkan?
    Jawab : Silahkan refresh halaman dan pastikan ukuran file dan jenis file yang akan diunggah tidak melebihi dari batasan masing-masing dokumen yang dipersyaratkan dalam aplikasi SSCASN.


  49. TES SELEKSI KEMAMPUAN DASAR (SKD)

  50. Pada saat saya melakukan pendaftaran tidak ada opsi pelaksanaan SKD di luar negeri, apakah hal tersebut berarti saya tidak bisa melakukan SKD dari luar negeri?
    Jawab : Saat ini pilihan titik lokasi SKD di luar negeri sudah muncul pada SSCASN. Anda dapat memilih lokasi SKD dari luar negeri, silahkan memilih titik lokasi terdekat dengan tempat Anda..

  51. Apakah nilai SKD pada rekrutmen CPNS TA 2019 lalu bisa digunakan kembali pada rekrutmen TA 2021?
    Jawab : Tidak

  52. Apa saja materi yang harus saya pelajari untuk mempersiapkan SKD?
    Jawab : TidakMateri yang diujikan terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), TIU (Tes Intelegensi Umum) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Informasi lebih lanjut, Anda dapat membaca materi apa saja yang diujikan pada Permen PAN RB nomor 27 Tahun 2021.

  53. Apakah ada jumlah kuota peserta yang dapat mengikuti SKD ?
    Jawab : TidakPeserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi berhak mengikuti SKD

  54. Apakah peserta bisa meminta penggantian lokasi SKD ?
    Jawab : Kami tidak bisa menjamin bahwa lokasi SKD bisa diubah oleh panitia seleksi di Kementerian Luar Negeri karena wewenang pelaksanaan SKD sepenuhnya ada pada Panitia Seleksi Nasional. Oleh karena itu kami sarankan Anda mengambil lokasi tes SKD yang paling dekat dengan domisili Anda saat ini.


  55. TES SELEKSI KEMAMPUAN BIDANG (SKB)

  56. Apakah ada jumlah kuota peserta yang dapat mengikuti SKD ?
    Jawab : Peserta yang mengikuti SKB adalah peserta yang memenuhi passing grade SKD dan maksimal sebanyak 3 (tiga) kali jumlah formasi yang dibutuhkan.

  57. Apabila saya lolos hingga tahap SKB dan jabatan yang saya pilih memiliki tahapan tes kemampuan bahasa, apakah saya bisa memilih melakukan ujian kemampuan bahasa yang berbeda dari sertifikat penguasaan bahasa asing yang saya unggah pada saat pendaftaran?
    Jawab : Bisa Untuk pelaksanaan SKB Tes Kemampuan Bahasa, kami mengacu pada bahasa yang dipilih dalam surat lamaran.
  58. Apa saja jenis tes yang ada pada tahap SKB ?
    Jawab : Jenis dan bobot tes yang akan dilakukan pada tahap SKB dapat dilihat pada pengumuman nomor : PENGUMUMAN/00017/KP/06/2021/03 tentang Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Luar Negeri TA 2021 bagian VIII nomor 3.


  59. KETENTUAN LAIN

  60. Apakah saya dapat melamar untuk lebih dari 1 formasi ?
    Jawab : Tidak BisaPelamar hanya dapat memilih 1 formasi di 1 instansi pada 1 periode pendaftaran

  61. Saat ini saya sedang menempuh pendidikan S2 di luar negeri dengan beasiswa dari suatu lembaga, apakah saya diperkenankan mengikuti proses rekrutmen dan seleksi Kementerian Luar Negeri TA 2021?
    Jawab : BisaNamun, perlu diingat bahwa Panitia tidak dapat memberikan pengecualian apapun untuk memfasilitasi kebutuhan peserta dengan alasan apapun.

  62. Saat ini saya sedang dalam proses seleksi penerimaan beasiswa untuk sekolah di Luar Negeri, apabila saya dinyatakan lolos pada proses rekrutmen dan seleksi Kementerian Luar Negeri TA 2021 dan juga dinyatakan lolos untuk menerima beasiswa tersebut apa yang harus saya lakukan ?
    Jawab : Peserta yang lolos seleksi diwajibkan untuk mengikuti seluruh agenda kegiatan yang telah ditetapkan. Sekiranya terdapat jadwal yang berbenturan dengan jadwal kegiatan dari Kementerian Luar Negeri, kami tidak dapat memberikan pengecualian untuk memfasilitasi kebutuhan peserta dengan alasan apapun.

  63. Apakah ada biaya untuk mengikuti rangkaian rekrutmen dan seleksi Kementerian Luar Negeri TA 2021?
    Jawab : Seluruh tahapan proses rekrutmen dan seleksi tidak dipungut biaya apapun. Panitia menghimbau kepada peserta untuk tidak mempercayai apabila ada pihak yang berusaha meminta biaya/ menjanjikan sesuatu/ menawarkan bantuan atas proses rekrutmen dan seleksi.

Untuk info lebih detail bisa diunduh disini